Bekerja sambil melihat-lihat

Bekerja sambil lihat-lihat, lebih tepatnya begitu. Di sela-sela kerepotan mengurus pindah kantor ke lokasi yang baru saya menemukan pemandangan yang cukup menghibur mata. Setelah beberapa kali saya mondar mandir dari kantor lama ke lokasi kantor baru dalam dua bulan belakangan ini, baru kali ini saya melihat ada orang latihan dayung di kanal seberang kantor saya. Lokasi kantor saya memang dekat banjir kanal semarang, lebih tepatnya berseberangan dengan banjir kanal semarang. Berikut gambarnya:

View diatas kebetulan saya ambil dari balkon lantai 2. Ketika melihat ada orang mendayung kayak saya langsung ambil fotonya, dan ketika ada waktu di sela-sela temu janji dengan vendor saya langsung menuju ke arah kanal untuk melihat lebih dekat, penasaran dan ingin lihat. Sampai di pinggir kanal ternyata saya tidak sendirian, disana ada 2 orang lelaki yang sedang membawa sejenis alat komunikasi yang saya sebut sebagai walkie talkie, dia adalah Mas Joko dan Bapak-bapak (yang-saya-lupa-namanya hehehe) yang memakai kain lurik serta dalaman kaos berwarna merah . Sempat tadi bertanya sedikit kepada beliau ini, ternyata yang sedang mendayung ini adalah atlet POPDA Jateng yang akan bertanding di bulan maret 2019. Mereka ini dari beberapa SMA yang dilatih khusus oleh Mas Joko dan yang nantinya masih akan di seleksi lagi oleh Mas Joko dan Bapak yang-saya-lupa-namanya ini untuk mewakili kota semarang di ajang bergengsi tsb. Atlet itu saya taksir usianya sekitar 17-18 tahun karena tadi Mas Joko menyebutkan tahun kelahiran mereka sekitar tahun 2001-2002.

Mereka (yang meskipun terlihat sangat kecil gambarnya) sedang berlatih mendayung. Latihan rutin setiap sore setiap harinya. Dilatih oleh Mas Joko yang adalah seorang mantan atlet dayung berusia 27 tahun dan sekarang dipercaya untuk melatih atlet muda ini. Mas Joko ditemani oleh Bapak yang-saya-lupa-namanya, bapak ini ternyata pengurus dari provinsi.

Ah keahlian saya untuk mengorek informasi macam wartawan memang masih cemen alias tidak punya keahlian, bahkan saat mendengarkan ulang rekaman suara saya saja saya sedikit malu. Ilmu yang saya dapatkan ketika kuliah Sosiologi dan Antropologi menguap begitu saja, sehingga tidak banyak informasi yang saya dapatkan, bahkan saya sedikit malu ketika tadi si Bapak yang-saya-lupa-namanya ini berkelakar kalau jangan-jangan saya ini wartawan. Sungguh saya malu.

Semoga atlet yang mewakili kota ini semakin semangat berlatih dan bisa menjadi yang terbaik untuk lomba dayung ini.

Iklan